PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), menghadirkan Command Center sebagai pusat kendali digital untuk memantau dan mengoordinasikan seluruh aktivitas operasional perusahaan secara terintegrasi dan real-time. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital KAI Logistik, guna meningkatkan efisiensi, ketepatan layanan, serta kualitas pengalaman pelanggan di seluruh jaringan logistik perusahaan.
Command
Center KAI Logistik berperan sebagai pusat pengawasan
terpadu yang memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan aman, efisien,
dan sesuai dengan standar layanan perusahaan. Melalui sistem yang terintegrasi,
pusat kendali ini mampu memantau pergerakan kereta logistik, armada kendaraan
operasional, serta aktivitas bongkar muat di terminal maupun kantor cabang
kurir di berbagai wilayah. Seluruh data operasional terintegrasi dan
ditampilkan secara real-time, sehingga proses pengendalian dan koordinasi
lintas divisi, mulai dari operasional, perencanaan, hingga pelayanan pelanggan,
dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.
Heri
Siswanto, Direktur Operasi KAI Logistik mengungkapkan “Lebih dari sekadar pusat
pengendali operasional, Command Center mencerminkan komitmen KAI
Logistik dalam memperkuat transformasi digital. Dengan mengintegrasikan
berbagai sistem seperti Trucking Management System (TMS), Loko Track, Point
of Sales (POS). Command Center berfungsi sebagai pusat analitik dan
integrasi data yang memberikan insight komprehensif bagi pengambilan
keputusan strategis perusahaan,”
Dari sisi teknologi, Command Center
dilengkapi dengan berbagai perangkat digital pendukung, termasuk dashboard
monitoring SLA (Service Level Agreement) pengiriman barang, dashboard
inventori kontainer, integrasi CCTV di seluruh kantor cabang dan terminal,
serta aplikasi call center yang terhubung langsung dengan layanan
pelanggan. Melalui teknologi tersebut, Command Center mampu memantau
indikator utama kinerja operasional seperti ketepatan waktu keberangkatan dan
kedatangan, utilisasi armada, tingkat pemenuhan SLA, hingga tingkat kepuasan
pelanggan.
“Command Center bukan sekadar ruang
pemantauan, melainkan simbol komitmen KAI Logistik untuk terus bertransformasi
menjadi perusahaan logistik yang modern, terintegrasi, dan berorientasi
pada kepuasan pelanggan,” tutup
Heri.
Kehadiran
Command Center tidak hanya memperkuat kinerja operasional KAI Logistik, tetapi
juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Melalui
sistem pemantauan digital yang terintegrasi, KAI Logistik mampu menekan emisi,
mengoptimalkan sumber daya, meningkatkan keselamatan, dan memastikan
transparansi dalam setiap proses logistik, sejalan dengan prinsip sustainable
logistics yang efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco