deGadai menegaskan diri sebagai perusahaan gadai terpercaya yang mengutamakan keamanan informasi di era digital, serta sejalan dengan penerapan UU PDP yang melindungi konsumen Indonesia.
Ancaman kebocoran data pribadi di Indonesia terus meningkat seiring masifnya aktivitas digital dan transaksi keuangan berbasis teknologi. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, jutaan anomali serangan siber terjadi setiap harinya, termasuk yang menargetkan sektor jasa keuangan. Kondisi ini membuat isu keamanan informasi menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat yang menyerahkan data pribadi dalam transaksi sensitif, salah satunya layanan gadai.
Dalam proses gadai, nasabah diminta menyerahkan dokumen pribadi, data identitas, hingga rekam transaksi finansial. Jika tidak dikelola dengan baik, data tersebut berpotensi disalahgunakan, mulai dari penipuan hingga pencurian identitas. Karena itu, memilih lembaga gadai terpercaya dengan standar keamanan informasi yang diakui internasional menjadi langkah krusial.
Salah satu perusahaan yang sudah mengantisipasi hal ini adalah deGadai, penyedia gadai barang mewah yang telah memperoleh sertifikasi ISO 27001 dari lembaga sertifikasi global TÜV Rheinland. ISO 27001 merupakan standar manajemen keamanan informasi yang memastikan perlindungan menyeluruh atas data pelanggan, mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko siber, hingga sistem mitigasi ancaman digital.
“Dalam setiap transaksi gadai, nasabah mempercayakan bukan hanya aset berharga, tetapi juga data pribadi mereka. Dengan sertifikasi ISO 27001, kami memastikan data tersebut terlindungi dan dikelola sesuai standar internasional,” ujar perwakilan deGadai dalam keterangan resmi.
Langkah ini juga sejalan dengan penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang mengatur kewajiban perusahaan untuk menjaga kerahasiaan, keamanan, dan transparansi penggunaan data konsumen. Di tengah maraknya kasus kebocoran data, kepatuhan pada regulasi PDP menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.
Pengamat keamanan siber menilai, penerapan standar internasional seperti ISO 27001 dapat menjadi pembeda bagi perusahaan jasa keuangan, termasuk gadai, di tengah persaingan yang kian ketat. “Masyarakat kini lebih sadar soal risiko kebocoran data. Mereka cenderung memilih layanan yang memberi kepastian perlindungan informasi, bukan hanya kemudahan transaksi,” kata analis keamanan independen.
Dengan sertifikasi terbaru tersebut, deGadai menegaskan posisinya sebagai pionir dalam menghadirkan layanan gadai modern yang tidak hanya cepat dan aman secara finansial, tetapi juga menjaga kerahasiaan data pribadi nasabah dari ancaman siber yang semakin kompleks.
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco