Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 KAI, Daerah Operasi 6 Yogyakarta menghadirkan pertunjukan Ramayana Ballet di Stasiun Yogyakarta. Kolaborasi istimewa dengan Purawisata Yogyakarta ini menjadi simbol harmonisasi antara transportasi modern dan warisan budaya Nusantara.
Pertunjukan yang digelar di peron 3 dan hall Timur Stasiun Yogyakarta ini langsung menyita perhatian para penumpang dan wisatawan. Para penari tampil anggun membawakan fragmen cerita Rama dan Shinta lengkap dengan kostum tradisional, musik tabuhan gamelan, serta gerakan lembut yang menghadirkan nuansa tradisional yang kental di tengah denyut aktivitas stasiun terbesar di Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, KAI tidak hanya merayakan usia ke-80 tahun perjalanan panjangnya, namun juga mempertegas komitmen untuk menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang edukatif, inklusif, dan sarat pengalaman budaya.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan, momentum ini bukan hanya selebrasi usia, tetapi wujud rasa syukur dan tekad KAI Daop 6 untuk terus “Semakin Melayani”. Melalui kolaborasi Ramayana Ballet bersama Purawisata Yogyakarta, KAI Daop 6 ingin menunjukkan bahwa stasiun kereta api tidak hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga jembatan budaya dan pariwisata, yang sejak dulu sudah dikenal masyarakat akan kekentalan budaya yang terus terjaga.
“Kami bangga bisa menghadirkan atraksi budaya langsung di stasiun, agar setiap penumpang yang datang atau pergi bisa merasakan kekayaan warisan Yogyakarta dan menciptakan pengalaman yang berbeda terutama di HUT ke-80 KAI. Daop 6 akan terus menghadirkan pelayanan yang inovatif sekaligus humanis,” ujar Feni.
Gelaran Ramayana Ballet di Stasiun Tugu Yogyakarta ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 KAI dengan tema “Semakin Melayani”. Selain hiburan budaya, Daop 6 juga menghadirkan berbagai hiburan seperti live musik dari Harmonika Band, games, pembagian kue dan souvenir kepada para pelanggan yang diberikan langsung oleh jajaran Manajemen Daop 6 dan voucher makan di atas kereta bagi penumpang yang duduk di kursi keberuntungan atau lucky seat.
Berbagai kegiatan kemeriahan HUT ke-80 KAI ini turut mendapat apresiasi dari penumpang yang merasa terhibur dan terkesan dengan suguhan penampilan budaya tradisional tampil di tengah-tengah penumpang kereta api.
“Sebagai salah satu wilayah operasional dengan trafik penumpang yang cukup tinggi, KAI Daop 6 terus berinovasi menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelas dunia tanpa meninggalkan akar budaya lokal,” tutup Feni.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMESYou may also like
-
Bittime Gandeng Nobu Bank Luncurkan Program Cashback “10 Menit dari Indonesia ke Wall Street” untuk Akses Investasi Aset Global
-
Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core
-
Bank Raya (AGRO) Tegaskan Optimisme Pertumbuhan Bisnis Digital di Public Expose Live 2026
-
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
-
Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Optimis Bisnis Digital Tumbuh Positif
PetroSync Encourages Competency Development through Specialized Industrial Training Programs
ASUENE Advances Sustainability Across Four Global World Football Summit Events Through Year-Long Partnership
Consumer Group calls for transparency on NEA’s Regulatory Boundaries